"Pelukannya agak aneh," ujar Mustofa Nahra.
Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo memastikan bahwa penyidik polri independen dalam mengungkap kasus baku tembak antar ajudan di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.
Hal tersebut ditegaskan Dedi saat disinggung pertemuan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dengan Irjen Ferdy Sambo di ruang kerja Kadiv Propam di Mabes Polri pada Rabu lalu (13/7).
“Penyidik ini memiliki kode etik profesi yang harus dijunjung tinggi. Ini menyangkut masalah trust (kepercayaan) juga. Ketika penyidik mencoba tidak profesional, maka dia bisa dituntut,” kata Dedi.
Dedi menyampaikan bahwa pertemuan keduanya itu hanyalah personal. Irjen Fadil, ungkap Dedi, sebatas ingin menunjukan rasa empati kepada Irjen Ferdy Sambo.
Meski demikian, Dedi menegaskan bahwa penyidikan tidak bisa dicampuradukan meskipun keduanya bertemu.
Sumber: wartaekonomi.co.id
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras