Terkait cuitan Shamsi Ali yang dipermaslaahkan oleh Ngabalin, Refly menyatakan sah-sah saja dan tidak ada masalah.
Memang, menurut Refly, mungkin gaya yang dipakai oleh Shamsi lebih mengarah ke Satire yang terkesan menyindir, tetapi itu tidak ada masalah dalam konteks politik.
“Saya kira apa yang disamapikan Shamsi Ali wajar-wajar saja, tapi memang gayanya Satire,” ujar Refly.
Mengenai narasi Ngabalin yang mengungkit status Shamsi Ali yang menrupakan Imam di New York, Refly pun menegaskan hal penting.
Baca Juga: Puji Erick Thohir, Orang PDIP "Seruduk" Anies Baswedan: Menurut Saya...
Menurutnya tak ada urusan status keimaman Shamsi dengan kritik yang disampaikan.
“Apakah seorang imam seperti dia boleh menyampaikan aspirasi? Nggak ada larangan. Soal akhlak, soal moral ya orang lain lah yang menentukan atau Allah SWT yang menilainya,” ungkap Refly.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Guru Ngaji Bejat! Cabuli 4 Santriwati dengan Modus Pengusiran Jin, Polisi: Sudah Beraksi Sejak Oktober 2025
Prabowo Sindir Keras Orang Pesimis: Kabur Aja! - Indonesia Negara Paling Aman di Dunia, Ini Buktinya
Korban Tewas Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang – Kronologi Lengkap & Fakta Terbaru
Prabowo Ingin Hidup 1.000 Tahun Lagi: Momen Emosional di Groundbreaking Hilirisasi Cilacap