Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin kembali pasang badan untuk membela Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Kali ini berkaitan dengan momen saat Jokowi dan para pemimpin negara di ASEAN berfoto dengan Preisden Amerika Serikat, Joe Biden. Pada momen tersebut, tak sedikit narasi yang menyebut bahwa Jokowi diabaikan pemimpin lainya hanya karena tidak saling berhadapan ke siapapun.
Ini juga yang sempat diangkat oleh Imam Shamsi Ali dalam cuitan di akun twitternya yang berujung pada “meledaknya” seorang Ngabalin. Cuitan Shamsi Ali sendiri kini diketahui sudah dihapus.
Ngabalin pun merespons terkait cuitan Shamsi dengan menyebut atau menyampaikan narasi “Watak Manusia BEROTAK SUNGSANG”.
“Watak Manusia BEROTAK SUNGSANG, kesholehannya tak mampu menyembunyikan kebenciannya. Akhlaqmu rendah banget sahabat, bagaimana bisa mencantolkan IMAM utk melengkapi namamu?.#WoiSegeraSiuman,” cuit Ngabalin pada akun twitter pribadinya, dikutip Kamis (19/5/22).
Watak Manusia BEROTAK SUNGSANG, kesholehannya tak mampu menyembunyikan kebenciannya. Akhlaqmu rendah banget sahabat, bagaimana bisa mencantolkan IMAM utk melengkapi namamu?.#WoiSegeraSiuman pic.twitter.com/8SGu24u1bi
Terkait respons Ngabalin yang mengeluarkan narasi “meledak-ledak” ini, Pakar Hukum Tata Negara ikut kembali angkat suara.
Refly yang sebelumnya terlibat hal serupa dengan Ngabalin menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh loyalis Jokowi tersebut bukanlah hal baru dan biasa saja.
Baca Juga: Ustaz Abdul Somad (UAS) Disebut Extremist oleh Singapura, Rocky Gerung: Jokowi Harusnya Tersinggung!
“Kalau yang menyatakannya Ngabalin ya sebenarnya biasa saja. Bukannya Ngabalin many times sudah melakukan itu, sehingga tidak heran lagi,” jelas Refly melalui kanal Youtubenya, dikutip Kamis (19/5/22).
Artikel Terkait
Guru Ngaji Bejat! Cabuli 4 Santriwati dengan Modus Pengusiran Jin, Polisi: Sudah Beraksi Sejak Oktober 2025
Prabowo Sindir Keras Orang Pesimis: Kabur Aja! - Indonesia Negara Paling Aman di Dunia, Ini Buktinya
Korban Tewas Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang – Kronologi Lengkap & Fakta Terbaru
Prabowo Ingin Hidup 1.000 Tahun Lagi: Momen Emosional di Groundbreaking Hilirisasi Cilacap