“Aku tidak menyangka bahwa aku akan menjadi seorang doktor suatu saat dalam hidupku. Hari ini adalah bukti bahwa kerja keras dan kegigihan menghasilkan sesuatu yang lebih baik, sesuatu yang tidak pernah kamu bayangkan dalam hidupmu,” katanya.
Segala usahanya tak lepas dari dukungan keluarga serta teman-tema Jizun. Dia mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendukungnya khususnya keluarga yang disebutnya sebagai motivator dan inspirator dalam hidup.
“Walaupun mereka tidak di sini secara fisik, tetapi mereka di Indonesia menontonku. Ibu dan ayahku, dan semua saudara serta keluargaku. Terima kasih banyak telah mendukungku dan mengantarku sampai titik ini dan menjadikanku seperti sekarang ini. Tanpa kalian, aku tidak akan berada di sini,” katanya.
Sumber: tempo
Artikel Terkait
Investasi Strategis PT Metro Timur Indonusa: Mengapa Startup Gagal Meski Produknya Bagus?
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!