Setelah kejadian yang kami dapatkan ini, pada hari itu juga kami melakukan rapat koordinasi dengan seluruh wakil dekan III, dan melakukan penyisiran secara tertutup," tuturnya.
Mengenai penutupan lingkungan kampus usai kejadian itu, kata mantan Ketua Jurusan Teknik Mesin ini, bukan hanya kali ini. Sebenarnya, penutupan lingkungan kampus itu dilakukan pada saat tidak ada proses perkuliahan seperti hari Sabtu dan Ahad, itu ditutup.
Soal dampak dari kejadian itu apakah pihak rektorat akan meliburkan mahasiswa dan dapat mengganggu psikologis mereka usai kejadian penyegelan salah satu ruangan di area FBS, kata dia, mahasiswa tetap mengikuti perkuliahan seperti biasa.
"Kalau hari Senin, ada perkuliahan tetap kita buka, tapi keamanan tetap kita melakukan pemantauan secara mendalam.
Tidak ada gangguan sama sekali terhadap proses perkuliahan. Hanya saja, pemberitaan itu membuat mahasiswa was-was juga," ujarnya.
Kendati kejadian itu menimpa kampus UNM, kata dia, pihaknya akan menyampaikan materi semacam edukasi kepada mahasiswa bahwa kegiatan perkuliahan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Namun demikian, pihak rektorat UNM tetap melakukan koordinasi dengan pihak keamanan untuk memberikan penjelasan kepada mahasiswa, sehingga proses perkuliahan bisa berjalan dengan baik.
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Hary Tanoe & Dokumen Epstein: Benarkah Beli Rumah Trump dan Temui CIA Indonesia?
Ressa Rizky Rosano Buka Suara: Benarkah Sudah Nikah & Punya Anak di Usia 17 Tahun?
PPATK Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp155 Triliun: Devisa Negara Bocor ke Singapura?
Habib Bahar bin Smith Ditahan! Ini Pasal Berat yang Menghantuinya