POLHUKAM.ID -Sejumlah penerbangan calon jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi mengalami keterlambatan atau delay. Faktor pesawat yang rusak menjadi biang keroknya.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (GIAA), Irfan Setiaputra mengungkapkan kondisi ini terjadi baik pada penerbangan Garuda Indonesia maupun Saudi Airlines.
"Ya memang ada beberapa pesawat yang mengalami kerusakan, dan harus kita perbaiki dan itu mengakibatkan beberapa kloter tertunda keberangkatan di beberapa embarkasi, tapi kita sudah sampaikan alasannya, kita manage itu," ujarnya kepada awak media di Gedung DPR RI, dikutip Rabu (14/6/2023).
"Manage-nya maksudnya begini, kasus di Banjarmasin misalnya, kan kita tidak mungkin membiarkan mereka di asrama haji kloter berikutnya datang, jadi beberapa kita pindahkan ke hotel atas biaya Garuda," timpalnya.
Garuda Indonesia memang mendapatkan kuota membawa 104.000 calon jamaah haji untuk penerbangan reguler dan 8.000 calon jamaah haji untuk penerbangan tambahan.
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia