"Kalau seperti ini berarti kualitas pekerjaan kita rendah. Semua harus memberikan yang terbaik. Kualitas seperti ini, remuk seperti ini, kalau saya, ya, saya minta pulang. Apakah insinyur kita itu tidak mampu membuat bangunan yang presisi," kata Ganjar, Jumat (20/1/2023) dikutip dari VIVA.
Ganjar pun meminta gar pengawas dan pengelola Jatidiri lebih rajin dan tegas dalam mengawal pekerjaan, dan jika ada kendala maka wajib dilaporkan.
"Tolong yang mengerjakan kasihlah kualitas yang bagus. Kalau ada yang menekan dan minta-minta, kasih tahu ke saya. Penting: jangan dicolong. Saya bilang seperti itu dulu tidak didengarkan, ternyata tiga tahun ini sudah rusak semua. Ternyata kualitas pekerjaan kita, ya, seperti itu, menyedihkan," ujarnya.
Sumber: newsworthy
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!