POLHUKAM.ID - Ponpes Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat terus menyita perhatian publik dengan beragam kontroversi.
Pada peringatan Tahun Baru Islam 1556 H di Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu, Rabu (19/7/2023) lalu, pimpinan Ponpes Panji Gumilang mengundang Ilham Aidit, pendiri Forum Silaturahmi Anak Bangsa.
Pada momen itu, putra tokoh Dipa Nusantara Aidit atau yang dikenal dengan D.N. Aidit, tokoh sekaligus pemimpin Partai Komunis Indonesia (PKI) mendapat kesempatan untuk menjadi pembicara.
Ilham mengaku kaget saat mendapatkan undangan dari Al Zaytun dan diminta mengisi peringatan 1 Muharram di sebuah pondok pesantren yang fenomenal itu.
“Saya sangat kaget, suatu pagi saya terima WA dari ketua panitia peringatan 1 Suro 1445 H yang mengundang saya. Saya gak menyangka atau gak pernah mimpi saya diundang hadir dalam acara ini,” kata Ilham Aidit dikutip dari kanal YouTube Al Zaytun Official, Jumat (29/7/2023).
Selama ini, kata Ilham, dirinya dikenal sebagai anak dari seorang tokoh komunis. Karenanya, ia heran ketika mendapat undangan ke pesantren.
“Orang mengenal saya sebagai Ilham Aidit, anaknya Pak Aidit, orang yang selama puluhan tahun didaulat sebagai musuh bangsa, jadi tiba-tiba (saya kaget) ada anak Komunis yang diundang ke pesantren,” imbuhnya.
Selain itu, ada yang membuat Ilham kembali kaget dan bertanya-tanya. Karena awalnya dia menganggap ponpes Al Zaytun layaknya ponpes di Gontor dan Tebuireng. Namun ketika tiba di sana, dia menilai gaya bicara dan pakaian santri di ponpes Al Zaytun sangat moderat.
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali