POLHUKAM.ID - Partai politik (parpol) satu per satu melabuhkan dukungan kepada Prabowo Subianto jelang pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang sebagai calon presiden (capres). Satu alasannya adalah daya elektoral makin melesat.
Pengamat politik Prof Kacung Marijan menilai, tingginya daya elektoral itu terbukti menjadi faktor penentu banyaknya partai politik yang perlahan mendukung Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra itu memimpin Indonesia periode berikutnya.
“Sekarang trennya naik, jadi itu yang membuat daya tarik, bagi partai-partai yang lain untuk gabung ke Pak Prabowo,” kata Prof Kacung, dalam keterangannya, dikutip Liberte Suara, Jumat (4/8/2023).
Elektabilitas Prabowo terekam terus menunjukkan tren peningkatan hingga Juli 2023. Hal itu tercatat dalam survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dilakukan pada periode 1-8 Juli 2023.
Tercatat pada bulan Januari 2023, Prabowo hanya meraih dukungan sebesar 23,2 persen. Kemudian, beranjak satu bulan setelahnya, tepatnya Februari 2023, tingkat elektoral menteri terbaik dan andalan Presiden Jokowi itu melompat menjadi 26,7 persen.
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali