"Mestinya kemarin Senin, tapi saya kasih kuliah di pesantren di Sukabumi, jadi nggak mungkin, dibatalin. Saya minta tolong Bareskrim untuk tunda hari ini," kata Rocky.
Terkait kasusnya, Rocky heran kenapa masalah ini malah dibawa ke Markas Besar. Padahal menurut Rocky, Jokowi juga enggan ambil pusing atas kritikannya tersebut.
"Kata Pak Jokowi masalahnya masalah kecil, kenapa dibawa ke Markas Besar, sudah enggak papa, ntar tunggu aja habis selesai (pemeriksaan)," kata Rocky.
Seperti diketahui bersama, Polri mulai dari tingkat Polda hingga Bareskrim telah menerima 26 laporan polisi terhadap Rocky.
Laporan ini buntut pernyataan Rocky yang dinilai oleh sebagian pihak memuat unsur kebencian berbasis SARA dan menghina terhadap Presiden Joko Widodo.
Sejauh ini, kasus tersebut sudah sampai tahap penyelidikan dan telah memeriksa 72 saksi dan 13 ahli.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!