POLHUKAM.ID - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut masalah di Pulau Rempang, Kota Batam, disebabkan komunikasi yang buruk. Peneliti Sajogyo Institute, Eko Cahyono, menganggap pernyataan itu terlalu menyederhanakan masalah.
“Terlalu menyederhanakan masalah, seharusnya bersimpati dulu,” kata Eko pada Kamis, 14 September 2023.
Dia melanjutkan, jika memang Jokowi mengatakan salah komunikasi, seharusnya diselesaikan dahulu kesalahan komunikasi tersebut. “Ini tidak, salah komunikasi, tetapi tanggal 28 harus dikosongkan, kalau salah komunikasi, selesaikan dulu,” ujar Eko.
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali