POLHUKAM.ID - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut masalah di Pulau Rempang, Kota Batam, disebabkan komunikasi yang buruk. Peneliti Sajogyo Institute, Eko Cahyono, menganggap pernyataan itu terlalu menyederhanakan masalah.
“Terlalu menyederhanakan masalah, seharusnya bersimpati dulu,” kata Eko pada Kamis, 14 September 2023.
Dia melanjutkan, jika memang Jokowi mengatakan salah komunikasi, seharusnya diselesaikan dahulu kesalahan komunikasi tersebut. “Ini tidak, salah komunikasi, tetapi tanggal 28 harus dikosongkan, kalau salah komunikasi, selesaikan dulu,” ujar Eko.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras