Bagi Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel, sosok yang kerap dipanggil Buya Syafii itu adalah guru bangsa sekaligus negarawan senior. Ia pun menyampaikan rasa duka citanya dan merasa sangat kehilangan tokoh tersebut.
"Saya, dan juga seluruh bangsa Indonesia, tentu sangat berduka dan sangat kehilangan atas wafatnya Buya Syafii Maarif. Beliau bukan hanya mantan ketua umum dan tokoh Muhammadiyah. Beliau juga guru bangsa dan negarawan paling senior saat ini," kata Rachmat Gobel.
Dalam pandangan Rachmat Gobel, sosok Buya Syafii memiliki rasa cinta yang luar biasa bagi Indonesia. Beliau, kata Rachmat, adalah pejuang pluralisme dan semangat kebhinekaan bangsa Indonesia.
"Sikapnya sangat jelas dan tegas. Cintanya pada bangsa Indonesia begitu kental. Beliau juga memiliki pembelaan yang sangat kuat terhadap nasib wong cilik. Pergaulan Buya sangat luas dan melampaui sekat-sekat primordialisme," ujarnya.
Rachmat juga menghormati tokoh Muhammadiyah itu, sebab kritiknya pada keadaan sosial-politik begitu tajam, namun tanpa pretensi pribadi. Ia juga merasakan kehidupan Buya Syafii Maarif begitu sederhana.
Artikel Terkait
Hary Tanoe & Dokumen Epstein: Benarkah Beli Rumah Trump dan Temui CIA Indonesia?
Ressa Rizky Rosano Buka Suara: Benarkah Sudah Nikah & Punya Anak di Usia 17 Tahun?
PPATK Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp155 Triliun: Devisa Negara Bocor ke Singapura?
Habib Bahar bin Smith Ditahan! Ini Pasal Berat yang Menghantuinya