Bagi Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel, sosok yang kerap dipanggil Buya Syafii itu adalah guru bangsa sekaligus negarawan senior. Ia pun menyampaikan rasa duka citanya dan merasa sangat kehilangan tokoh tersebut.
"Saya, dan juga seluruh bangsa Indonesia, tentu sangat berduka dan sangat kehilangan atas wafatnya Buya Syafii Maarif. Beliau bukan hanya mantan ketua umum dan tokoh Muhammadiyah. Beliau juga guru bangsa dan negarawan paling senior saat ini," kata Rachmat Gobel.
Dalam pandangan Rachmat Gobel, sosok Buya Syafii memiliki rasa cinta yang luar biasa bagi Indonesia. Beliau, kata Rachmat, adalah pejuang pluralisme dan semangat kebhinekaan bangsa Indonesia.
"Sikapnya sangat jelas dan tegas. Cintanya pada bangsa Indonesia begitu kental. Beliau juga memiliki pembelaan yang sangat kuat terhadap nasib wong cilik. Pergaulan Buya sangat luas dan melampaui sekat-sekat primordialisme," ujarnya.
Rachmat juga menghormati tokoh Muhammadiyah itu, sebab kritiknya pada keadaan sosial-politik begitu tajam, namun tanpa pretensi pribadi. Ia juga merasakan kehidupan Buya Syafii Maarif begitu sederhana.
Artikel Terkait
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?