Saya ingin masyarakat untuk tidak salah paham. Kami bersama Unpri terus bekerja sama agar pendidikan kedokteran yang diperlukan bisa berlangsung," pungkasnya.
Meski demikian, terkait dengan standard operating procedure (SOP) penyimpanan jasad kadaver di Unpri, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berkoordinasi dengan Unpri.
Dalam penggeledahan sebelumnya, polisi menemukan lima mayat di lantai 15 gedung Unpri Medan setelah video viral menunjukkan dua mayat di bak air lantai sembilan.
Kemudian, pihak Unpri Medan telah menegaskan bahwa jenazah-jenazah tersebut merupakan kadaver atau mayat yang diawetkan untuk keperluan praktik di Fakultas Kedokteran.
"Di laboratorium anatomi FK Unpri terdapat lima kadaver, satu perempuan, empat laki-laki dan kadaver tersebut telah diadakan oleh rektor sebelumnya oleh Profesor Dr Jakobus Tarigan pada 2005," kata Wakil Dekan, Fakultas Kedokteran Upri, Kolonel Purnawirawan Susanto.
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Hary Tanoe & Dokumen Epstein: Benarkah Beli Rumah Trump dan Temui CIA Indonesia?
Ressa Rizky Rosano Buka Suara: Benarkah Sudah Nikah & Punya Anak di Usia 17 Tahun?
PPATK Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp155 Triliun: Devisa Negara Bocor ke Singapura?
Habib Bahar bin Smith Ditahan! Ini Pasal Berat yang Menghantuinya