POLHUKAM.ID -Aksi Bazar Sembako Murah yang digelar salah satu tim kampanye paslon di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berujung polemik. Pasalnya, dalam acara tersebut, ribuan warga diminta menyerahkan fotocopy KTP oleh Panitia Penyelenggara.
Panitia berdalih, fotocopy KTP tersebut sebagai syarat bagi warga untuk mengikuti serangkaian kegiatan kampanye pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, termasuk bisa mengikuti Bazar Sembako Murah yang dilaksanakan pada Minggu kemarin (17/12).
Salah satu warga Desa Kertawangi, Citra Sifa Diniati menyebutkan, dirinya telah dimintai fotocopy KTP untuk ditukar dengan kupon sembako. Bahkan, dengan menyerahkan fotocopy KTP, dirinya pun bisa mengikuti kegiatan kampanye Ganjar-Mahfud lainnya seperti Gerak Jalan Sehat dan Senam Bersama di Lapangan Desa Kertawangi.
"Jadi setelah ngasihin KTP itu dikasih kaos gambar Ganjar-Mahfud yang ada tulisan 'Gerak Cepat Untuk Indonesia Lebih Baik' sama kupon untuk sembako," ucap Citra saat ditemui Kantor Berita RMOLJabar, Senin (18/12).
"Enggak tahu untuk apa, tapi katanya syarat buat dapat kupon harus ngasihin fotocopy KTP," imbuhnya.
Sementara itu, warga lain yang enggan menyebutkan namanya menambahkan, dirinya hanya ikut warga lainnya menyerahkan fotocopy KTP agar mendapatkan kupon sembako murah berupa beras dan minyak goreng.
"Jadi karena yang lain ngasih fotocopy KTP, ya, saya juga ngasihin juga biar dapat sembako murah," ujarnya.
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!