Menparekraf Sandiaga Uno memenuhi undangan untuk hadir dan berdiskusi dengan President Google Asia Pasifik Scott Beaumont dan jajarannya di Kantor Google Asia Pacific di Maple Tree Business City di Jalan Pasir Panjang Singapura.
Sejumlah bahasan penting termasuk rencana kolaborasi ditindaklanjuti dalam pertemuan tersebut.
Pokok bahasan tersebut diantaranya mengenai gaming, training, program Google Destinations serta tren pencarian pariwisata di Indonesia.
“Melalui diskusi ini diharapkan akan lahir bentuk kerja sama, kolaborasi dan saling dukung antara stakeholder dan pemerintah sehingga dapat menjangkau lebih banyak lagi partisipan dan perhatian publik pada potensi ekonomi kreatif di Indonesia,” katanya.
Menparekraf menyampaikan terima kasih kepada Google yang telah menyatakan komitmen untuk berkolaborasi dengan Kemenparekraf dalam hal game development, pelatihan, hingga sertifikasi keahlian.
Selain itu, Sandiaga mengapresiasi Google terkait tren pencarian destinasi wisata dalam mesin pencari Google yang dinilai mampu menekan biaya promosi. “Terima kasih atas sambutannya,” kata Sandiaga.
Selama ini kerja sama Kemenparekraf dengan Google telah berjalan dengan baik termasuk salah satunya program Gapura Digital. Maka dalam pertemuan tersebut dibahas tentang digitalisasi bagi UMKM bidang parekraf, peningkatan kapasitas SDM dengan Google Scholarship Certificate, pelatihan bagi tim Kemenparekraf, hingga akses permodalan untuk pengembangan startup game di Indonesia.
President Google Asia Pasifik Scott Beaumont menyambut hangat Menparekraf Sandiaga Uno dan ia optimistis kerja sama kedua belah pihak akan mencapai tujuan bersama yakni kepulihan ekonomi pascapandemi.
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali