Baca Juga: Mengungkap Skandal Pungutan Liar di Rutan KPK: Angka Capai Rp6,148 Miliar
“Saat ini Indonesia dihadapkan dengan ketidakpastian global dengan terjadinya perang fisik, perang dagang, perubahan iklim yang membuat situasi geopolitik tidak semakin baik tapi semakin memanas,” urai Agus.
Untuk itu, para Serdik harus mengasah kemampuan dan manajemen lapangan dengan penguatan upaya tepat prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan, sebagaimana konsep transformasi Polri Presisi serta memupuk kepekaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Para lulusan Sespimpti Polri sebagai top level management yang mampu melaksanakan strategic planning dan lulusan Sespimmen Polri sebagai Middle Manager yang mampu melakukan manajemen kontrol yang baik,” terangnya.
Tahun ini, jumlah peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-33 tahun 2024 terdiri dari 75 orang anggota Polri, 19 orang TNI, dua orang dari Kejaksaan Agung, dan 1 orang dari Kementerian Hukum dan HAM. Sementara peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg ke-64 terdiri dari 269 orang Polri, 24 anggota TNI, dan tiga peserta mancanegara dari Singapura, Malaysia dan Timor Leste.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: lembangnews.com
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!