Selain itu, menurut kesaksian keluarga, sebelum hilang, Eril memastikan keselamatan keluarga yang lain. “Dari keseluruhan peristiwa itu, kami sekeluarga berprasangka baik, Eril husnul khotimah dan tenggelam dengan kriteria tertentu, syahid akhirat,” ujarnya.
Syahid akhirat adalah orang yang meninggal dunia karena kondisi tertentu, yakni seperti karena wabah, tenggelam, terbakar, dan melahirkan.
Sebelumnya, pihak keluarga juga sudah koordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat untuk meminta nasihat bagaimana menunaikan hal almarhum sesuai syariat Islam. Hasilnya, MUI menyarankan agar segera dilaksanakan salat ghaib untuk almarhum Eril.
“MUI Jawa Barat juga sudah menerbitkan seruan untuk para warga yang luang untuk dapat menjanakan salat ghaib untuk Eril,” ujarnya.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!