Gibran juga menekankan pentingnya mendekatkan kawasan industri pupuk dengan lahan pertanian untuk meningkatkan produktivitas pangan.
Selain itu, Gibran merinci strategi lainnya, termasuk pendekatan melalui mekanisasi pertanian dengan menggunakan Smart Farming dan melibatkan generasi muda.
Ia menyebutkan alat-alat modern seperti RMU dan combine harvester serta keterlibatan anak muda melalui smart farming dan teknologi Internet of Things (IOT) untuk memantau kondisi tanah.
Baca Juga: Apa Itu Greenflation, Istilah yang Disebut Cawapres Gibran Saat Debat Capres Cawapres ke 4 oleh KPU?
Gibran juga menekankan penggunaan drone dalam penyemprotan pestisida sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas para petani.
Dengan jelas, Gibran menguraikan visi dan rencananya dalam meningkatkan sektor pertanian dan mengatasi perubahan iklim.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metro.aspirasiku.id
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!