Dia menyebut Pemilu Serentak 2024 sebagai pemilu yang paling curang dan menyalahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai dalangnya.
"Sutradara kecurangan ini adalah Jokowi, KPU itu hanya operator, untuk itu kami mengingatkan kepada KPU agar menghentikan penghitungan suara curang," kata Soernako di depan kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024).
Dia menilai, apabila KPU hendak membuktikan tidak adanya kecurangan pemilu serentak 2024 maka harus dilakukan audit forensik terhadap sistem informasi rekapitulasi (Sirekap).
"Kita sudah tahu kecurangan dari Sabang sampai Merauke sudah terbuka. Kami punya tim IT," ujarnya.
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia