"Instalasi pengolahan air itu diperkirakan bisa melayani 5.000 warga dapatkan air bersih, jadi tidak ada warga kekurangan dan berebut air bersih," ujar Haridsyah.
Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) mengingatkan masyarakat Indonesia untuk menelusuri kebenaran informasi yang beredar, serta memperbanyak informasi.dan pengetahuan mengenai Kota Nusantara agar tidak mudah termakan hoaks (berita bohong).
Informasi yang menyebutkan warga dekat Kota Nusantara kekurangan dan berebut air bersih dengan pekerja tersebut bohong atau tidak benar, kata staf khusus Kepala OIKN Troy Pantouw, seperti yang disampaikan pejabat Pemerintahan Kecamatan Sepaku dan Kelurahan Sepaku.
"Tidak dipungkiri proses pembangunan juga akan berseliweran informasi bias, tidak proporsional dan tidak berdasarkan fakta, disayangkan media yang jadi pilar utama informasi publik malah menjadi aktor penyebar hoaks," demikian Troy Pantouw
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Guru MTs Depok Tertangkap Basah di Pamulang, Diduga Tularkan HIV Lewat Cara Mengerikan Ini!
Gibran Liburan di Bali, JK Berdialog Perdamaian: Siapa yang Lebih Dibutuhkan Publik Saat Ini?
Bus Jemaah Umrah Indonesia Terbakar di Madinah, Begini Kronologi Selamatnya 24 WNI
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam