"Kemensetneg tanda tangani nota kesepahaman pengadaan 1.000 unit mobil untuk perayaan kemerdekaan," ujar Damun Kiswanto selaku Ketua DPP Asperda, Kelimantan Timur.
Selain itu, pihaknya juga sudah menerima uang muka 50 persen dari nilai kontrak untuk pengadaan 1.000 mobil dari Kemensetneg.
Lebih lanjut, untuk memenuhi permintaan Kemensetnag DPP Asperda Kaltim kemudian menambah unit mobil dari luar lantaran keterbatasan unit mobil rental di wilayah tersebut.
Untuk memenuhi keterbatasan ini, DPP Asperda Kaltim berkoordinasi dengan DPP Asperda Indonesia dengan kesepakatan untuk memberikan dukungan sejumlah unit mobil ke Kaltim.
Unit mobil tersebut didatangkan dari sejumlah kota seperti Jakarta hingga Bali.
"Unit mobil didatangkan daru Surabaya, Jakarta, Sidoarjo, Semarang, Solo, Makassar, Bali, dan Palu, dan di perjalanan menuju Kaltim." sambung Damun.
Biaya yang dikeluarkan untuk mendatangkan mobil-mobil tersebut senilai Rp13 juta per unit. Hal ini lantas membuat harga sewa mobil melonjak dan tak bisa dihindari.
Sumber: disway
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!