POLHUKAM.ID - Rosario de Marshall atau akrab disebut Hercules kembali mendapat banyak sorotan usai ancamannya kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Ancaman yang dimaksud adalah mengerahkan anggota ormas GRIB Jaya ke Gedung Sate, tempat dimana Dedi Mulyadi berkantor.
Sebelumnya Gubernur Jawa Barat sendiri menyisyaratkan untuk segera menumpas ormas meresahkan di wilayahnya.
Hal tersebut menyusul maraknya aksi pungli dan pemalakan, sehingga membuat Dedi Mulyadi jengah dan hendak menumpas ormas di Jabar.
Namun keinginan Dedi Mulyadi ini tidak sepenuhnya mendapatkan dukungan dari masyarakat.
Penolakan hadir dari ormas GRIB Jaya, yang dipimpin oleh Hercules yang menyebut Dedi Mulyadi sebagai kacang lupa kulit.
Pasalnya KDM sempat mendapatkan dukungan besar dari ormas sehingga terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat periode 2024-2029.
"Semua (ormas) dukung," kata Hercules dengan nada tegas, dikutip dari kanal YouTube Unlocked, Jumat 2 Mei 2025.
Menurutnya tindakan Dedi Mulyadi yang ingin menumpas ormas ini cukup berlebihan.
"KDM Berlebihan, jadi gubernur didukung oleh kami (ormas)," tambahnya.
Bahkan jika Dedi Mulyadi bersikeras untuk menumpas ormas di Jawa Barat, termasuk GRIB Jaya, Hercules mengancam untuk mengerahkan massa untuk menggeruduk langsung ke Gedung Sate.
"Jika mencari masalah, kami akan datang. Puluhuan ribu personel siap ke Gedung Sate," kata Hercules dalam keterangannya.
"Seharusnya bilang 'Mari mendukung program-program saya sebagai gubernur, dukung saya'," sindir Hercules mencontohkan sikap yang seharusnya dilakukan Dedi Mulyadi.
Jawaban Dedi Mulyadi
Usai kebijakannya kembali viral, Dedi Mulyadi memahami bahwa akan ada yang pro dan kontra.
Namun KDM memastikan bahwa dirinya tidak akan goyah dan terus maju untuk bisa menumpas ormas meresahkan yang ada di Jawa Barat.
"Saya tidak akan mendengarkan," ujar Dedi Mulyadi singkat.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sendiri memang tengah banyak disorot dengan berbagai manuver dan kebijakan politiknya.
Terbaru KDM baru saja mulai merealisasikan pengembangan karakter bagi siswa bermasalah dimana diantar ke barak militer untuk mendapat pendidikan.
Dedi Mulyadi juga sebelumya pernah viral usai membuat kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor bagi warga Jawa Barat.
Sumber: poskota
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia