POLHUKAM.ID - Nama salah satu Kardinal disebut mempunyai peluang terkuat di antara para kandidat lain untuk menjadi Paus meneruskan takhta mendiang Paus Fransiskus.
Setidaknya terdapat sejumlah nama Kardinal yang digadang-gadang menjadi kandidat Paus selanjutnya pada Conclave yang digelar besok.
Nama-nama itu antara lain Kardinal Luis Antonio Tagle dari Filipina, Kardinal Peter Turkson asal Ghana, Kardinal Peter Erdo dari Hungaria, Jose Tolentino Calaca dari Portugal, dan dua nama dari Italia-Vatikan yakni Kardinal Matteo Zuppi dan Kardinal Pietro Parolin.
Pengamat Kepausan Vatikan sekaligus Pastor di Paroki Campanario Sao Paulo, Brasil, Padre Ferdinand Doren, memprediksi bahwa "pendulum" kecenderungan Paus selanjutnya akan kembali mengarah "ke tengah" setelah sempat berayun "ke kiri" atau progresif.
Dengan demikian, menurut penilaiannya, sejumlah Kardinal yang memiliki ideologi "tengah" atau moderat yang tampaknya paling kuat menjadi Paus selanjutnya.
Ia pun menyebut nama Kardinal Pietro Parolin merupakan calon yang terkuat di antara para kandidat tersebut untuk menjadi Paus berikutnya.
"Kelihatannya memang begitu (peluang terkuat). Pietro Parolin kemungkinan dipilih sebagai pengganti Paus Fransiskus saat ini karena demi rekonsiliasi dari dua kelompok yang, bukan beroposisi, tetapi dua aliran yang cukup tegang: antara progresif dan konservatif," ujar Padre Ferdinand.
Menurut Pastor asal Indonesia yang sudah sejak 1997 memulai misi kepastoran SVD di Brasil itu, saat ini sulit untuk memilih kandidat antara yang progresif atau konservatif.
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali