POLHUKAM.ID - Bos Buzzer yang ditangkap Kejaksaan Agung (Kejagung) bernama M Adhiya Muzakki (MAM), ternyata merupakan loyalis Jokowi.
Bahkan, sejumlah warganet mengaku telah melihat langsung status media sosial milik MAM yang sangat tampak membela dan bahkan disebut mengkultuskan ayah dari Wapres Gibran itu.
Unggahan lawasnya yang berbunyi “Yang fana adalah waktu. Jokowi abadi” dianggap sebagai bukti kultus berlebihan terhadap mantan Presiden Jokowi.
Juru Bicara PDIP, Mohamad Guntur Romli, ikut menanggapi pernyataan tersebut dengan nada menyindir.
Ia bahkan menyebut Adhiya sebagai penyembah Jokowi.
"Kalimat Adhiya ini (sambil mengunggah tangkapan layar unggahan Adhiya) sih menunjuklan dia benar-benar penyembah Jokowi," ujar Guntur di X @GunRomli (9/5/2025).
Ia juga mengutip pernyataan tokoh NU, Islah Bahrawi, yang menyebut bahwa Jokowi sudah diposisikan secara berlebihan oleh sebagian pendukungnya.
"Benar kata Cak Islah Bahrawi, Jokowi sudah seperti berhala," tandasnya.
👇👇
Yang Fana adalah waktu. Jokowi Abadi.
Kalimat Adhiya ini sih menunjuklan dia benar-benar penyembah Jokowi. Benar kata Cak @islah_bahrawi Jokowi sudah seperti berhala. pic.twitter.com/JnLl6CXwgu
"ANAK ABAH"
"Luar biasa ya. Hanya Pak Jokowi yang bisa mempertemukan kedua pemimpin negara digdaya itu. Pemimpin lain belum tentu bisa," kata Adhiya. https://t.co/ohoMjw6Klf pic.twitter.com/yR8TAreluJ
BREAKING NEWS ‼️
BOSS BUZERP TERTANGKAP,DIBAYAR 865 JUTA, Memiliki 150 anggota
Wow😎
Adhiya Muzakki menjadi tersangka dalam kasus perintangan penyidikan atau obstruction of justice (OOJ) terkait beberapa perkara korupsi besar. Dia diduga terlibat dalam upaya merintangi pengusutan… pic.twitter.com/cb2jm9TZl9
Artikel Terkait
Ironi Hegemoni AS: Mengapa Intervensi di Venezuela Hanya Ulangi Sejarah Kelam Amerika Latin?
Roy Suryo Dicekal Polisi: Prematur atau Upaya Membungkus Kritik Soal Ijazah Jokowi?
Dokter Tompi Bongkar Alasan Medis di Balik Kritik Pandji ke Fisik Gibran: Ini Bukan Sekadar Lelucon!
Dedi Mulyadi Buka Suara Soal Kritik Pedas Pandji: Benarkah Orang Sunda Hanya Pilih Artis?