POLHUKAM.ID - Rismon Hasiholan Sianipar, mantan dosen Universitas Mataram, kembali mengemuka dalam dliskusi publik usai mempertanyakan rekam jejak akademik Presiden Joko Widodo.
Lewat akun media sosial X miliknya, ia menyoroti jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) yang disebut telah diselesaikan Jokowi saat menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dalam unggahannya, Rismon mengulas perhitungan standar SKS bagi mahasiswa UGM yang ingin meraih gelar sarjana.
Ia menyebut bahwa secara umum, total SKS yang harus diselesaikan di UGM mencapai sekitar 144 SKS, terdiri dari 88 SKS mata kuliah wajib dan 34 SKS mata kuliah pilihan.
Namun, ia mempertanyakan angka yang disebut-sebut sebagai jumlah SKS yang diselesaikan oleh Jokowi, yaitu hanya 122 SKS.
“Jumlah kredit wajib: 88 SKS, Jumlah kredit pilihan 34 SKS. Total kredit 122 SKS,” tulisnya dalam unggahan tersebut, dikutip X @SianiparRismon pada Jumat (30/5/2025).
Rismon pun melontarkan kritiknya secara terbuka, mempertanyakan bagaimana Jokowi bisa menyandang gelar sarjana kehutanan dengan jumlah SKS yang menurutnya belum memenuhi standar kelulusan.
“Kok bisa jadi sarjana kehutanan? Saat ini saja,” ucapnya menambahkan.
Lebih lanjut, ia kembali menegaskan bahwa total kredit yang disyaratkan untuk meraih gelar sarjana dari UGM adalah 144 SKS.
“Total kredit sarjana UGM saja 144 SKS,” sebutnya.
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali