Dia menggambarkan demagog sebagai pemimpin politik yang memperoleh kekuasaan dengan menarik emosi, ketakutan, prasangka dan keinginan publik.
👇👇
Our government debt problem is probably our biggest problem. I wrote How Countries Go Broke: The Big Cycle to convey the mechanics and indicators of it, to make clear what can be done to prevent it, and to tell people what they should do to protect themselves against it. The… pic.twitter.com/Htm4KFtask
Buku Dalio ini menjadi sorotan di tengah isu pengunduran dirinya dari posisi Dewan Penasihat Badan Pengelola Investasi Daya Anagatara Nusantara (Danantara).
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani telah membantah kabar bahwa Dalio mundur dari jajaran Dewan Penasihat.
"Kemarin saya baru minggu lalu ketemu timnya, anaknya juga, Mark Dalio. Kita pembicaraan berjalan lancar. Kemarin baru ketemu sama timnya, baru Zoom juga. Nggak, nggak, nggak ada itu (Ray Dalio batal jadi Dewan Penasihat)," ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/5).
Sumber: CNN
Artikel Terkait
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?