Dia mengungkapkan alasan koalisi tersebut akan layu sebelum berkembang.
"PKB dan PKS tidak punya tokoh sentral yang kuat untuk mempersatukan dua partai," ujar Jamiluddin dilansir dari GenPI.co, Senin (13/6).
Hal tersebut akan membuat koalisi Semut Merah menjadi rapuh sehingga mudah goyah.
"Peluang ke arah itu makin besar karena PKB terkesan akan memaksakan Ketua Umumnya Cak Imin menjadi capres," tuturnya.
Akademisi dari Universitas Esa Unggul menilai elektabilitas cak Imin hingga saat ini sangat rendah.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?