"Hal itulah yang membuatnya tak layak diusung menjadi capres," tegas Jamiluddin.
Oleh karena itu, persoalan capres yang akan diusung membuat kedua partai akan cepat goyah.
"PKB dan PKS akan sulit bersepakat bila keduanya memaksakan kadernya menjadi capres," ungkapnya.
Sebab, kader dari kedua partai hingga saat ini belum ada yang layak menjadi capres. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi