Ia menuturkan dirinya tetap melaksanakan tugas seperti biasa. "Aku kerja aja, aku nih mulai dari bawah, kerjanya kerja aja, semampu mampu dan sekuat-kuatnya," ujar Syahrul.
Syahrul mengatakan dirinya tak dipanggil secara khusus. Ia mengaku datang lantaran mengikuti rapat dan membahas ketersediaan pangan.
"Nggak (Dipanggil khusus Jokowi), tadi rapat saja, salah satunya aku diminta mempersiapkan kalau memang kelebihan beras cukup, sekali-sekali kita ekspor," tutur dia.
Karena itu dirinya enggan berkomentar banyak terkait isu reshuffle. Ia menegaskan dirinya hanya melaksankan tugas seperti biasa.
"Aku nggak tahu (isu reshuffle) tuh, aku kerja aja," kata dia.
Awak media kembali menanyakan perihal apakah telah menerima undangan reshuffle besok, Syahrul menjawab singkat. "Aku kerja saja, ada Allah yang mengatur segalanya," katanya.
Sebelumnya, Sekretariat Kabinet Pramono Anung buka suara perihal isu reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Jokowi besok, Rabu (15/6). Pramono menyatakan perombakan kabinet merupakan hak prerogratif Presiden.
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang