POLHUKAM.ID - Sehari setelah dicopot sebagai Menteri Koperasi RI, Budi Arie Setiadi kedapatan warganet tidak lagi mengikuti alias meng-unfollow akun Instagram Presiden Prabowo, Selasa (9/9/2025).
Kontan saja manuvernya di media sosial yang dinilai kontroversial, membuat loyalis Presiden ke-7 Jokowi tersebut kembali menjadi buah bibir.
Senin (8/9), Presiden Prabowo menunjuk wakil Budi Arie sekaligus kader Partai Gerindra, yakni Ferry Juliantono, naik menggantikan sang patron.
Perombakan kabinet ini sontak memicu beragam spekulasi, dengan banyak warganet mengaitkan pencopotan Budi Arie dengan kasus judi online yang menyeret namanya saat ia masih menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).
Namun, drama tidak berhenti di situ. Sesaat setelah pengumuman reshuffle, mata jeli warganet menemukan fakta baru yang mengejutkan: Budi Arie Setiadi meng-unfollow akun Instagram resmi Presiden Prabowo Subianto, yakni @prabowo.
“Dipecat dari menteri, Budi Arie langsung unfollow IG Prabowo,” cuit akun X @MasBRO_back, yang kemudian dikutip oleh berbagai media dan menjadi viral.
Berdasarkan pantauan tim redaksi, Selasa siang, di akun Instagram Budi Arie @budiariesetiadi, memang tidak ditemukan akun @prabowo dalam daftar 92 akun yang diikutinya.
Aksi ini langsung menjadi bola liar di media sosial, memancing ribuan komentar dan tudingan bahwa Budi Arie "ngambek" atau sakit hati atas keputusan Presiden.
Menariknya, di tengah "pemutusan hubungan" digital dengan Prabowo, akun Instagram Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Jokowi terpantau masih diikuti oleh Budi Arie.
Hal ini semakin menambah tanda tanya dan menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan warganet.
Kolom komentar di berbagai platform media sosial, termasuk Instagram Budi Arie sendiri, dibanjiri oleh reaksi pedas dari warganet.
Banyak yang menyayangkan sikap tersebut dan menilainya tidak profesional.
“Ngambek, marah, gundah gulana, gula pasir, terasi, asem, belimbing sayur, semua bercampur,” tulis warganet.
Kritik lebih tajam datang dari pengguna lain yang menganggap tindakan unfollow itu menunjukkan motif sebenarnya dalam berpolitik.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?