"Dalam reshuffle susulan nanti, mereka bekerja setengah hati, fisiknya ada di Jakarta tapi pikiran dan hatinya tergantung dan terkatung di Solo,” tambahnya.
Kata Amien, Prabowo tentu sudah tahu siapa yang benar-benar loyal dan siapa yang hanya berpura-pura.
"Sudah pasti Presiden Prabowo tahu persis siapa teman sejati yang bisa diandalkan dan hipokrit serta oportunis yang tidak ada gunanya untuk dipertahankan. Mereka adalah manusia-manusia bertopeng yang tidak mau menampakkan wajah aslinya," bebernya.
Ia menyebut ada manusia-manusia bertopeng yang tidak jujur dalam bersikap.
"Di depan Prabowo mungkin menjual senyum persahabatan, di belakang pak Prabowo mengacungkan tinju dengan wajah marah dan sinis,” tandasnya.
Amien juga menyinggung soal loyalitas aparat. Ia bilang, Prabowo harus memastikan bahwa TNI dan Polri benar-benar mengabdi kepada presiden baru yang sah dipilih rakyat, bukan pada presiden sebelumnya.
“Yang mendesak harus dilakukan Presiden Prabowo adalah memastikan loyalitas awal dan akhir dari TNI dan Polri harus pada Presiden baru yang sudah sah dipilih rakyat, bukan seperti sekarang," imbuhnya.
"Sepertinya sebagian mereka itu masih loyalitasnya itu tetap pada pak Jokowi. Saya agak curiga pimpinan TNI dan Polri sekarang ini, sebagian yah manusia-manusia bertopeng,” kuncinya.
Sumber: Fajar
Artikel Terkait
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan