Posisi wakil menteri yang diberikan juga dianggap tidak begitu penting.
"Sebetulnya tidak begitu penting dan hanya akan menambah beban APBN," lanjut dia.
Keputusan Jokowi dalam merombak kabinet kali ini dianggap terlalu beresiko. Sebab penunjukan beberapa sosok baru tidak sejalan dengan latar belakangnya.
"Karena jika dilihat track record bahwa menteri perdagangan sebelumnya yaitu Muhammad Lutfi mempunyai background profesional yang lebih baik daripada Zulkifli Hasan dalam sektor perdagangan," ucapnya.
"Kemudian Hadi Tjahjanto yang latar belakangnya dari militer tentunya ini juga masih dipertanyakan kapabilitasnya dalam penanganan Agraria dan Tata Ruang," pungkas dia.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?