Ia menyindir bahwa polemik ijazah Jokowi yang berjalan sangat lama seharusnya menjadi pelajaran, dan kini persoalan yang sama muncul di level wakil presiden.
Dokter Tifa memposisikan isu ini sebagai masalah serius bagi bangsa Indonesia.
Ia menyayangkan jika negara harus kembali menghadapi perdebatan panjang mengenai keabsahan latar belakang pendidikan pemimpinnya.
“Negara ini sudah bermusibah dengan Presiden berijazah palsu 10 tahun,” sebutnya.
Dengan nada penuh kekhawatiran, ia mempertanyakan apakah masyarakat Indonesia harus kembali mengalami apa yang ia sebut sebagai "penderitaan" selama lima tahun ke depan akibat dari riwayat pendidikan wakil presiden yang ia anggap "amburadul".
“Masa kita masih tahan dengan penderitaan 5 tahun ke depan gara-gara amburadulitas pendidikan Wapres? Ampun Gusti Allah,” pungkasnya.
👇👇
Riwayat pendidikan Gibran sangat problematik, rawan scam, potensial fake.
Barusan dapat tambahan data fresh dari Australia yang bikin saya geleng kepala.
Negara ini sudah bermusibah dengan Presiden berijazah palsu 10 tahun.
Masa kita masih tahan dengan penderitaan 5 tahun ke…
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?