“Baik dari menteri pengganti maupun komposisi barunya,” ujar Ray dilansir dari GenPI.co, Kamis (16/6).
Ray menyayangkan langkah yang diambil Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak sesuai harapan.
Pasalnya, dia menduga reshuffle kabinet tersebut dilakukan Jokowi dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintah.
“Ternyata jawaban atas reshuffle tersebut justru mengarah ke politik,” ucapnya.
Menurutnya, komposisi anggota kabinet sekaligus wakil menteri yang diangkat Jokowi sekadar akomodasi politik.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?