“Karena memang isunya keras bahwa menteri anu akan digeser jadi Anu, menteri ini dijadi ganti menteri itu, riuh juga degdegan, terutama figur yang banyak masalah di kabinet,” ujar Mazdjo melalui kanal Youtube 2045 TV, dikutip Kamis (16/6/22).
Mazdjo juga menyoroti agenda makan bersama Jokowi dengan ketua parati koalisi pemerintahan. Menurutnya agenda tersebut membuat solid koalisi pemerintahan dan semakin membuat partai oposisi yang notabene PKS dan Demokrat makin “tenggelam”.
“bekasi bukan panama, ada polisi makan gorengan, partai koalisi makan bersama, partai oposisi nangis barengan,” lanjutnya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?