“Karena memang isunya keras bahwa menteri anu akan digeser jadi Anu, menteri ini dijadi ganti menteri itu, riuh juga degdegan, terutama figur yang banyak masalah di kabinet,” ujar Mazdjo melalui kanal Youtube 2045 TV, dikutip Kamis (16/6/22).
Mazdjo juga menyoroti agenda makan bersama Jokowi dengan ketua parati koalisi pemerintahan. Menurutnya agenda tersebut membuat solid koalisi pemerintahan dan semakin membuat partai oposisi yang notabene PKS dan Demokrat makin “tenggelam”.
“bekasi bukan panama, ada polisi makan gorengan, partai koalisi makan bersama, partai oposisi nangis barengan,” lanjutnya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi