"Saya menyebutnya reshuffle banci. Sebab, hanya menyasar menteri yang tidak memiliki partai politik," ujar Fernando kepada GenPI.co, Kamis (16/6).
Menurutnya, reshuffle tersebut hanya mengakomodir PAN dan eks Panglima TNI Hadi Tjahjanto sebagai orang dekatnya Jokowi.
"Selain itu, kemungkinan untuk mengakomodir PDIP yang berdasarkan informasi sangat menginginkan posisi mendagri dijabat kadernya," tambahnya.
Fernando mengatakan karena alasan itu, Jokowi tampaknya mengabaikan beberapa menteri yang gagal menjalankan tugasnya.
Misalnya, Menkominfo Johnny G. Plate yang gagal membersihkan banyak konten-konten provokasi di pemberitaan maupun media sosial.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?
Masa Depan Suram PSI? Analis Beberkan Risiko Fatal Andalkan Jokowi dan Kaesang