Buni Yani Ragukan Kinerja KPK: "OTT Tak Berarti Jika Tak Berani Usut Jokowi"
POLHUKAM.ID - Peneliti media dan politik Buni Yani memberikan respons kritis terhadap rutinitas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Buni Yani mengungkapkan keraguannya terhadap komitmen KPK dalam pemberantasan korupsi, meski lembaga tersebut gencar melakukan operasi senyap.
"Sebagai rakyat Indonesia, kami sama sekali tidak bisa dibuat yakin oleh KPK sebelum mengusut dugaan korupsi Jokowi dan keluarganya," tulis Buni Yani dalam pernyataan yang dikutip dari akun Facebook pribadinya, Minggu 8 Februari 2026.
Latar Belakang OTT Terbaru KPK di Depok
Pernyataan Buni Yani muncul menyusul aksi OTT terbaru KPK yang menyasar sektor peradilan dan pengelolaan aset negara.
Artikel Terkait
Abu Janda Cs Terancam Bui! 40 Ormas Islam Lapor Polisi, Publik Desak Proses Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kasus Pemukulan Waketum PSI Berakhir Damai: Restorative Justice Jadi Jalan Tengah
Ijazah Jokowi Digugat Lagi ke PN Solo! Alumni UGM Ini Bongkar Misi di Balik Gugatan
KPK Bongkar Aliran Duit Panas DJKA ke Stafsus, Kini Menduga Mengalir ke Eks Menhub Budi Karya