Program Kerakyatan Prabowo: Upaya Melenyapkan Kuasa Oligarki
Presiden Prabowo Subianto secara aktif berupaya menghilangkan kekuatan oligarki melalui berbagai program yang pro-rakyat. Hal ini ditegaskan oleh ekonom Universitas Indonesia, Fithra Faisal Hastiadi, dalam sebuah diskusi bertajuk "Prestasi Ekonomi Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran".
Fithra menjelaskan bahwa terdapat doktrin masa lalu yang masih melekat di banyak negara, di mana penguasa dianggap berhak menindas yang lemah. Inilah yang ingin dihapuskan oleh Presiden Prabowo dengan kebijakan-kebijakannya yang berfokus pada kepentingan rakyat banyak.
Peringatan dari Buku "Why Nations Fail"
Ekonom senior itu juga mengutip pidato Presiden yang sering merujuk pada buku terkenal, "Why Nations Fail" karya Acemoglu, peraih Nobel Ekonomi. Buku tersebut menyatakan bahwa sebuah negara akan gagal jika dikuasai oleh oligarki, di mana sistem ekonomi hanya berputar di kalangan elite dan tidak mengalir ke bawah. Pada kondisi seperti itulah, ekonomi hanya menjadi milik segelintir orang yang berkuasa, dan negara pun gagal.
Artikel Terkait
Kontroversi Bahlil: Benarkah Kebijakan ESDM Baru Tricky dan Picu Penurunan Kepercayaan Publik?
UU PPRT Akhirnya Sah! Ini 12 Hak Pekerja Rumah Tangga yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
Logo Babi di Acara Maulid Nabi: Intrik Politik atau Pelecehan Agama? Ini Analisis dan Tuntutannya
Bahlil Naikkan Harga BBM & LPG: Bumerang Politik Pertama untuk Pemerintahan Prabowo?