Rekam Jejak Buruk dan Isu Mata-Mata Politik
Saiful menambahkan bahwa Gerindra seharusnya menolak Budi Arie mengingat rekam jejaknya yang dinilai buruk. Faktor lain yang patut diwaspadai adalah kedekatan Budi Arie dengan Jokowi, yang berpotensi memunculkan isu mata-mata politik di internal partai.
“Jika Gerindra menerima Budi Arie, maka terkesan pragmatis dan seakan partai hanya butuh suara tanpa mengedepankan etika politik,” tegasnya.
Ia juga memperingatkan, “Bisa jadi Budi Arie yang dekat dengan Jokowi dinilai sebagai mata-mata di Gerindra. Alih-alih menambah kekuatan, hal ini justru dapat menyebabkan degradasi partai.”
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?