Rekam Jejak Buruk dan Isu Mata-Mata Politik
Saiful menambahkan bahwa Gerindra seharusnya menolak Budi Arie mengingat rekam jejaknya yang dinilai buruk. Faktor lain yang patut diwaspadai adalah kedekatan Budi Arie dengan Jokowi, yang berpotensi memunculkan isu mata-mata politik di internal partai.
“Jika Gerindra menerima Budi Arie, maka terkesan pragmatis dan seakan partai hanya butuh suara tanpa mengedepankan etika politik,” tegasnya.
Ia juga memperingatkan, “Bisa jadi Budi Arie yang dekat dengan Jokowi dinilai sebagai mata-mata di Gerindra. Alih-alih menambah kekuatan, hal ini justru dapat menyebabkan degradasi partai.”
Artikel Terkait
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan
Rp3 Miliar untuk Pakaian Dinas? Gubernur Sumsel Buka Suara soal Anggaran Kontroversial Ini