Analisis Langkah Politik Budi Arie Setiadi: Bergabung dengan Gerindra Dinilai Pragmatis
Keinginan Ketua Umum Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi, untuk bergabung dengan Partai Gerindra menjadi sorotan publik. Langkah ini dinilai oleh pengamat sebagai indikasi bahwa dirinya sedang berada dalam masalah besar.
Efriza, seorang pengamat dari Citra Institute, memberikan pandangannya. Menurutnya, keinginan kuat Budi Arie untuk masuk ke partai penguasa ini kemungkinan besar adalah upaya untuk mencari perlindungan.
"Sama saja bunuh diri jika bergabung dengan Gerindra," ujar Efriza. Ia menjelaskan bahwa dengan bergabung, Budi Arie secara tidak langsung mengakui bahwa dirinya sedang bermasalah, terutama terkait kasus judi online yang membayanginya. Selain itu, patron politiknya, Jokowi, juga disebutkan mulai mengalami penurunan pengaruh di dalam pemerintahan saat ini.
Posisi Budi Arie dinilai semakin terancam pasca ia didepak dari Kabinet. Kehilangan posisi menteri tersebut membuatnya tidak lagi memiliki kekuatan politik yang signifikan.
Artikel Terkait
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Fakta: Para Jenderal TNI Sudah Tahu Soal Teddy Sejak Lama, Bukan Rahasia Lagi!
Kritik Amien Rais ke IKN: Tanah Gembur & Target “Mission Impossible” Prabowo yang Bikin Waswas
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?