Pemerintah Punya Daftar Importir Nakal dan Perketat Pengawasan
Sebelumnya, Menkeu mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengantongi daftar importir yang kerap memasukkan pakaian bekas ilegal, terutama dari Tiongkok. Pengawasan di lapangan terus diperketat untuk mengumpulkan data lengkap pelaku impor tidak sesuai ketentuan.
"Kan akan kita monitor terus kan di lapangan, jadi nanti nama-namanya saya sudah punya, siapa yang biasanya tukang impor segala macam," ujar Purbaya.
Imbauan Beralih ke Produk Lokal dan Peringatan Tindakan Tegas
Purbaya meminta para pelaku bisnis thrifting ilegal segera menghentikan praktiknya dan beralih membeli produk dari produsen dalam negeri. Langkah ini dinilai penting untuk menghidupkan kembali industri tekstil domestik yang tertekan akibat barang impor ilegal.
"Saya harapkan mereka mulai hentikan itu karena ke depan kita akan tindak. Sekarang pun di lapangan kita periksa terus dari waktu ke waktu. Kalau tertangkap nggak bisa kaya dulu lagi," pungkas Menkeu.
Artikel Terkait
JK Siap Polisikan Rismon Sianipar ke Bareskrim, Ini Tudingan Rp 5 Miliar yang Bikin Heboh
Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai: Inilah Alasan Pengamat Bilang Isu Ini Sengaja Diperpanjang!
Juli-Agustus 2026 Kritis! Peringatan Jusuf Kalla Soal Potensi Chaos Nasional Akibat Defisit Rp1.000 Triliun
AM Hendropriyono Buka Suara: Ini Alasan Seskab Teddy Disebut Cerminan Pemimpin Masa Depan