Adib, sapaan akrabnya menilai reshuffle kabinet yang dilakukan Jokowi hanya sekadar bagi-bagi kue kekuasaan.
Hal itu kata Adib terlihat dari langkah Jokowi menunjuk Ketum PAN Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Muhammad Lutfi.
“Sangat kental dengan bagi-bagi kue kekuasaan atau akomodasi politik,” ujar Adib dilansir dari GenPI.co, Jumat (17/6).
Adib mengatakan, seharusnya Jokowi sudah tidak punya beban politik di periode kedua.
Sebab, Presiden Jokowi sudah tidak bisa lagi mencalokan diri pada Pilpres 2024.
“Dia masih bagi-bagi kue kekuasaan untuk PAN. Itu makin mempertegas posisi politik Jokowi ke depan,” jelasnya.
Adib menduga Jokowi masih punya sesuatu yang diharapkan dari koalisi pemerintahan yakni menjadi king maker pada Pilpres 2024.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?