“Selain itu, latar belakang Zulkifli Hasan dari parpol bertolak belakang dengan Muhammad Lufti yang merupakan akademisi,” kata Adib.
Adib juga meyakini Lutfi bisa menyelesaikan permasalahan perdagangan lebih baik ketimbang Zulkifli Hasan.
“Sebab, orang partai politik memiliki konflik kepentingan yang tinggi,” kata Adib.
Adib mengaku pesimis Zulkifli Hasan bisa menyelesaikan kasus minyak goreng lantaran tokoh sekelas Lutfi gugur dalam permasalahan tersebut.
“Harusnya orang-orang profesional yang minim konflik kepentingan diangkat sebagai menteri, bukan politikus,” ujar Adib. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Gagal Total! Gema Nasional Ultimatum Copot Dirut KAI Bobby Rasyidin Setelah Tragedi Beruntun
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Fakta: Para Jenderal TNI Sudah Tahu Soal Teddy Sejak Lama, Bukan Rahasia Lagi!
Kritik Amien Rais ke IKN: Tanah Gembur & Target “Mission Impossible” Prabowo yang Bikin Waswas
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla