Strategi Politik Jokowi: Perkuat Pengaruh Lewat PSI dan Dinasti Keluarga Menuju 2029
Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai masih aktif dan memiliki hasrat kuat dalam peta perpolitikan Indonesia. Dua jalur strategis yang kini menjadi fokusnya adalah melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan penguatan posisi anak-anaknya di kancah nasional.
Dua Pilar Utama Strategi Politik Jokowi
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menganalisis ada dua jalan politik yang blak-blakan diambil Jokowi. Pertama, adalah melalui anak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden. Kedua, melalui dukungan penuh kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini dipimpin oleh putra bungsunya, Kaesang Pangarep.
"Melalui dua event besar politik ini, bisa jadi Jokowi ingin memperkuat dinasti politiknya di kancah nasional," kata Jamiluddin.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?