"Oleh Bapak Presiden semua berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara, kepada kepentingan masyarakat, sangat bagus," jelasnya.
Fokus Diskusi: Pengalaman dan Pemberantasan Korupsi
Dalam pertemuan dengan Abraham Samad, Presiden Prabowo tidak membahas pengembalian UU KPK. Alih-alih, Presiden lebih ingin menggali penjelasan dan pengalaman Samad dalam hal pemberantasan korupsi.
"Jadi, beliau (Presiden Prabowo) ingin mendapatkan penjelasan dan bagaimana ini sekali lagi, korupsi adalah pekerjaan rumah bagi kita semuanya," tandas Prasetyo.
Pertemuan Akan Berlanjut dengan Tokoh Lain
Pertemuan serupa disebutkan akan terus dilanjutkan dengan berbagai tokoh nasional lainnya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk mendengarkan aspirasi dan menjalin komunikasi yang konstruktif.
Diketahui, pertemuan yang berlangsung di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan tersebut berjalan hampir 5 jam. Abraham Samad dalam sebuah wawancara menyebut, diskusi berlangsung sangat intens "sampai lupa makan malam."
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?