"Nantinya akan diberi amanah oleh Ibu Ketua Umum sesuai kongres, itulah yang akan menjadi bakal capres dan cawapres dari PDI Perjuangan, sesuai mekanismenya. Kita berpegang pada itu aja," ujar Puan di Sekolah Partai PDIP, Jakarta.
Baca Juga: Wariskan Gaya Kepemimpinan Bung Karno, Puan Dianggap Punya Kombinasi Lengkap
Ditanya soal nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang diumumkan sebagai salah satu kandidat capres dari Partai Nasdem? Ia mengatakan bahwa itu merupakan sesuatu yang sah.
"Jadi ya silahkan saja itu mekanisme setiap parpol berbeda-beda, jadi menurut saya sah-sah saja," ujar Puan.
Namun ia sekali lagi menjelaskan, PDIP mempunyai mekanisme penunjukkan capres sesuai dengan hasil Kongres 2019. Hal-hal yang berkaitan dengan Pilpres 2024 adalah hak prerogatif dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
"Sesuai amanat kongres bahwa nanti yang akan menjadi bakal capres nanti, yang akan menjadi bacapres adalah merupakan hak perogatif dari ketua umum," ujar Ketua DPR itu.
Artikel Terkait
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan
Seskab Teddy Bungkam saat Dihujat Amien Rais? Ternyata Ini Alasannya yang Mengejutkan!
Viral! Dandim Ternate Bongkar Alasan di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi – Ternyata Demi Ini