"Secara politik itu biasa saja, karena memang namanya juga politik. Yang masalah itu adalah Ganjar dan PDIP. Ganjarnya nggak enak hati lalu PDIP sma saja, cawe-cawe tergahap rumah tangga partai lain. Tapi itulah dinamika politik, selalu ada dinamika tidak terduga yang terjadi saat ini," ulasnya.
Setelah pengumuman tiga bakal Calon Presiden, Nasdem akan kedatangan tamu partai untuk membahas koalisi. Ujang sendiri tak bisa memastikan partai mana yang bakal bertandang ke Partai pimpinan Surya Paloh itu.
"Semua masih saling menjajaki, masih saling membutuhkan. KIB juga masih membutuhkan partai lain, koalisi semut merah belum genap 20% sehingga belum memenuhi persyaratan PT. Bisa jadi semua akan saling berkomunikasi terkait dengan soal koalisi, semuanya masih jalan," jelasnya.
"Jadi akan selalu ada manuver, KIB mereka akan jalan komunikasi dengan siapapun, karena politik slealu berubah setiap saat bahkan detik," pungkas Ujang.
Sumber: populis.id
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?