Emaknya Meledak-ledak saat Pidato Singgung Manuver Kader, Puan Maharani Beri Penjelasan: Membangun Semangat!

- Rabu, 22 Juni 2022 | 08:10 WIB
Emaknya Meledak-ledak saat Pidato Singgung Manuver Kader, Puan Maharani Beri Penjelasan: Membangun Semangat!

"Kalau mungkin saya bisa mengatakan ini tidak ditunjukkan untuk orang per orang atau oknum individu-individu. Ini disampaikan secara menyeluruh pada semua kader yang hadir saat luring ataupun daring. Saya pun disitu sebagai kader,” kata Puan di sela-sela Rakernas PDIP, Jakarta, Selasa (21/6/2022).

Menurut Puan, seluruh kader PDIP masih kumpul semua, yang berada di struktur seluruh tiga pilar partai yang hadir di Rakernas, termasuk para gubernur. Ia mengatakan, semuanya semata-mata untuk membangun soliditas khususnya untuk menghadapi Pemilu 2024.

Puan mengatakan, inilah bagian dari keluarga besar PDIP. Menurutnya, apa yang disampaikan bukan didasarkan karena perasaan salah atau perasaan apapun.

"Enggak ada ya, kita seperti inilah PDIP dalam membangun soliditas. Kalau kemudian ketum agak marah misalnya, itu membangun semangat dalam arti seorang ibu kepada anak-anak," ungkapnya.

Baca Juga: Menggelegar! Yang Ngomong Pak Kiai: Mudah-mudahan 2024 Puan Maharani Jadi Presiden!

"Jadi enggak ada dimarahin ini punya ini, itu ada salah, enggak ada. Kita sama-sama membangun soliditas ini sebagai keluarga besar PDIP," sambungnya.

Sementara itu terkait dengan soal pernyataan Megawati lainnya soal singgung dua kaki. Menurutnya, bahwa hal itu adalah arahan kepada kader PDIP seluruh Indonesia, untuk harus disiplin dan mengikuti aturan partai.

"Bahwa kita ikuti semua aturan partai yang ada, disiplin, dan ikuti tahapan-tahapan pemilu, konsolidasi, konsolidasi di daerah untuk bisa bersama-sama Tiga Pilar itu memenangkan pemilu," tandasnya.

Manuver

Sebelumnya, Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputeri mengingatkan kadernya agar tak melakukan manuver sebelum adanya arahan resmi partai. Megawati mengaku tak segan akan memecat kadernya melakukan manuver soal pencalonan presiden atau capres.

Halaman:

Komentar

Terpopuler