Sebab, PKS ingin sekali mengusung Anies Baswedan sebagai Capres di Pemilu mendatang.
"PKS kemungkinan akan mengikuti kemanapun arahnya Anies Baswedan sehingga mereka akan mencoba berkoalisi dengan Nasdem dan Partai Demokrat. PKS koalisi dengan Gerindra dan PKB peluangnya kecil meski masih terbuka, " kata analis politik dari Citra Institute, Efriza, kepada AKURAT.CO, Senin (4/7/2022).
Dia menilai sekalipun Koalisi Semut Merah tidak berjalan mulus karena PKB belakangan membangun koalisi dengan Gerindra, PKS dengan kecenderungan mendukung Anies tetap memiliki positioning politik sehingga tidak perlu berkecil hati.
Apalagi jika Nasdem jadi mengusung Anies sebagai capresnya bukan tidak mungkin PKS akan membentuk kekuatan dengan partai yang dikomandoi Surya Paloh itu.
"Jadi (apabila) PKS ditinggalkan oleh PKB tetap punya nilai dan kans besar membangun koalisi, " tukas dia.
Sebagai informasi, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa partainya dengan PKB serius untuk berkoalisi dalam pemilu 2024 mendatang.
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran