Hal ini juga dikomentari oleh Pengamat Politik Boni Hargens yang mengaitkan Pilpres 2024 diduga akan diwarnai politik identitas agama.
Hal tersebut, menurutnya tergambar dari langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menutup 12 gerai Holywings di Indonesia.
Seperti diketahui, penutupan tersebut dilaksanakan beberapa waktu setelah Holywings terlibat kontroversi dugaan penistaan agama.
“Reaksi Anies Baswedan (menutup Holywings, red) begitu antusias dan cendrung agresif,” ujar Boni Hargens dilansir dari GenPI.co, Selasa (5/7).
Dirinya lantas menilai langkah tersebut terkesan menguntungkan Anies Baswedan.
“Isu Hollywings itu untuk memperkuat kuda-kuda di barisan terdepan massa politik populis sayap kanan,” tuturnya.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?